Pilih negara tujuan
Home » Syarat Pembuatan Visa Semua Negara 2019
Syarat Pembuatan Visa Semua Negara

Syarat Pembuatan Visa Semua Negara 2019

Berwisata ke luar negeri membutuhkan banyak perencanaan. Ada sederet hal yang harus Anda persiapkan dengan baik mulai dari daftar lokasi tujuan, akomodasi, hingga dokumen. Berbicara mengenai dokumen, Anda harus benar-benar memperhatikan hal yang satu ini karena berkaitan dengan keamanan serta kelancaran liburan Anda di luar negeri. Artikel ini akan membahas syarat pembuatan visa semua negara terbaru.

Mungkin Anda berpikir bahwa paspor adalah satu-satunya dokumen yang dibutuhkan. Padahal, visa juga menjadi persyaratan yang penting untuk dipersiapkan. Dikenal dengan nama visa turis, dokumen yang satu ini khusus dikeluarkan untuk Anda yang ingin berlibur ke luar negeri selain negara yang tidak dijangkau oleh kemampuan Paspor Indonesia. Jika Anda berencana membuat visa turis, pastikan untuk mengetahui beberapa hal penting berikut ini.

Waktu dan Tempat Mengurus Visa

Kapan waktu yang tepat untuk mengurus visa? Pada umumnya, proses pengurusan visa membutuhkan waktu setidaknya 2 mingguan. Mengingat waktu pemrosesan yang cukup lama, ada baiknya jika Anda mulai mengurus pembuatan dokumen tersebut sejak awal. Meskipun demikian, Anda juga harus menyesuaikan dengan tanggal keberangkatan.

Pasalnya, visa turis mempunyai masa berlaku yang terbilang singkat. Jangan sampai waktu pengurusan visa Anda terpaut terlalu jauh dengan tanggal keberangkatan. Hal ini berarti ada beberapa waktu yang terbuang sia-sia.

Waktu ideal untuk membuat visa adalah 3 pekan sebelum keberangkatan. Dalam jangka waktu tersebut, Anda mempunyai kesempatan untuk mengurus hal lain sambil menunggu proses penerbitan visa turis.

Meskipun demikian, tidak semua pengajuan visa dapat disetujui oleh pihak yang berwenang. Karena alasan tertentu, bisa jadi visa Anda tidak dapat diproses. Berkaitan dengan hal tersebut, hindari membeli tiket pesawat sebelum Anda mendapatkan visa turis di tangan. Ini bertujuan untuk mengurangi kerugian apabila visa Anda tidak dapat diterbitkan.

Adapun tempat untuk mengajukan permohonan visa adalah di kantor konsulat atau kedutaan negara tujuan. Sebelum mendatangi kantor tersebut, pastikan Anda telah membawa seluruh kelengkapan dokumen yang dibutuhkan. Hal ini bertujuan agar proses pengajuan visa dapat berjalan dengan lancar.

Syarat Pembuatan Visa

Ketika akan mengurus pembuatan visa, Anda harus mempersiapkan beberapa dokumen serta syarat lainnya. Agar proses pengajuan dapat berjalan dan diterima dengan baik oleh pihak penerbit, ada baiknya jika Anda mengetahui dokumen dan syarat apa saja yang dibutuhkan. Apalagi jika Anda berdomisili di wilayah yang cukup jauh dari kantor kedutaan atau konsulat, hal ini akan sangat membantu.

Apa saja dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan visa? Berikut ini sejumlah dokumen serta syarat yang harus Anda penuhi ketika mengajukan permohonan penerbitan visa.

1. Paspor 6 Bulan Sebelum Kadaluarsa

Perbedaan E-Paspor dengan Paspor Biasa

Sebelum mengurus visa, pastikan Anda telah mempunyai paspor. Seperti halnya visa, paspor juga mempunyai masa berlaku. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memastikan bahwa masa berlaku paspor masih cukup lama sehingga tidak akan menyusahkan Anda menjelang keberangkatan. Atau, pengajuan visa Anda justru ditolak karena paspor yang masa berlakunya akan segera habis.

Pihak penerbit biasanya mempertimbangkan masa berlaku paspor paling tidak 6 bulan sebelum keberangkatan. Apabila masa berlaku paspor kurang dari rentang waktu tersebut, kemungkinan besar pengajuan visa Anda akan ditolak. Ini berarti Anda harus bekerja dua kali, yaitu memperpanjang paspor dan kemudian kembali mengajukan permohonan visa.

Sebagai tambahan, bagi Anda yang ingin mengajak anggota keluarga yang berumur di bawah 18 tahun, penting untuk menyertakan formulir tambahan beserta KTP dari orang tua. Pastikan untuk melengkapi syarat tersebut agar proses pembuatan berjalan baik.

2. Formulir Pengajuan

Formulir Pembuatan Visa
Gambar oleh Steve Zang

Pengisian formulir pengajuan visa dapat dilakukan baik di kantor kedutaan maupun secara online. Anda hanya perlu mengunjungi website kedutaan negara tujuan kemudian mengisi formulir yang dimaksud. Apabila formulir telah terisi dengan baik, maka Anda dapat mencetaknya. Pastikan seluruh data yang dibutuhkan telah diisi dengan benar.

Kesalahan dalam pengisian formulir dapat mengganggu kelancaran proses pengajuan visa. Oleh karenanya, Anda perlu berhati-hati dan teliti ketika melakukan pengisian formulir tersebut.

3. Pas Foto

Syarat lain untuk pembuatan visa yang dibutuhkan adalah pas foto. Terkait jumlah dan ukuran, masing-masing kedutaan mempunyai kebijakan tersendiri. Pastikan Anda telah mencari informasi mengenai pas foto yang dibutuhkan untuk menghindari kesalahan.

Seperti halnya pas foto untuk keperluan dokumen resmi lainnya, pas foto untuk pengajuan visa harus terlihat formal. Minimal wajah Anda terlihat dengan jelas, nampak telinga, dan hasil foto tidak kabur. Dan biasanya mereka meminta background warna putih. Meskipun terlihat sepele, namun hal tersebut bisa menentukan apakah visa Anda ditolak atau disetujui. Pasalnya, wajah yang terlihat kurang jelas menyulitkan untuk proses identifikasi apabila dibutuhkan.

4. Bukti Pembayaran

Dalam proses pengajuan visa, Anda diharuskan untuk membayar jumlah tertentu sebagai biaya administrasi. Nominal yang harus dibayar beragam sesuai dengan negara tujuan dan jenis visa yang akan diajukan. Anda bisa mendapatkan informasi mengenai biaya yang dibutuhkan di website resmi kedutaaan negara masing-masing beserta bank yang menerima pembayaran tersebut.

Proses pembayaran umumnya dilakukan melalui bank yang telah ditunjuk. Pastikan bukti pembayaran tidak hilang, yang mana akan menimbulkan masalah baru bagi Anda. Lampirkan bukti pembayaran ketika mendatangi kantor kedutaan atau konsulat untuk mengajukan visa.

5. Rekening Tabungan

Ketika akan melakukan perjalanan ke luar negeri, jangan kaget jika Anda harus menunjukkan rekening tabungan sebagai bukti kesiapan finansial. Tujuannya tidak lain adalah untuk memastikan Anda tidak akan mengalami masalah keuangan ketika berada di negara tersebut.

Tidak sedikit wisatawan yang kehabisan uang ketika berlibur di negara tujuan. Untuk mencari uang demi kembali ke negara asal, mereka rela melakukan berbagai hal mulai dari mengamen, mengemis, hingga menjadi gelandangan. Tentu saja hal ini menimbulkan masalah tersendiri bagi negara tujuan. Untuk menghindari hal tersebut, maka bukti kesiapan finansial sangat dibutuhkan.

Biasanya, pihak kedutaan akan mempertimbangkan saldo rekening Anda. Apabila jumlah rata-rata saldo memenuhi syarat, maka Anda tidak akan menemui masalah. Saldo minimal yang ditetapkan oleh kedutaan sangat beragam. Sebagai contoh, Australia menetapkan jumlah $6000 jika Anda ingin melakukan perjalanan ke negeri tersebut. Namun kabarnya nilai tersebut bukanlah mutlak. Karena saya memiliki teman yang hanya beberapa juta namun bisa lolos.

6. Surat Keterangan Kerja

Anda juga perlu mempersiapkan surat keterangan kerja ketika mengurus visa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila ada pengunjung yang menyalahkan izin tinggal. Misalnya saja, wisatawan dengan visa turis digunakan untuk bekerja.

Persiapan yang Matang

Tidak seperti berlibur di dalam negeri, melakukan perjalanan ke luar negeri membutuhkan persiapan yang jauh lebih rumit. Mengingat hal tersebut, sangat penting bagi Anda untuk mempersiapkan segalanya dengan baik dan matang. Ada baiknya untuk memulai persiapan sejak awal sehingga tidak ada hal penting yang terlewat.

Pastikan untuk melakukan check and recheck pada seluruh dokumen yang dibutuhkan. Terutama jika lokasi kantor kedutaan atau konsulat negara tujuan cukup jauh dari rumah Anda, maka persiapan yang baik dan matang menghindarkan Anda dari pengurusan yang berulang-ulang. Ini artinya Anda dapat menghindari pengeluaran yang sebenarnya tidak direncakan. Demikian artikel syarat membuat visa kali ini.

Referensi https://id.wikipedia.org/wiki/Visa