4 Musim di Perancis Beserta Bulan Terjadinya

Siapa yang tak kenal Perancis? Negara yang terkenal dengan menara Eiffelnya ini juga mempunyai 4 musim selama satu tahun. Selain itu, juga masih menyimpan banyak sekali destinasi wisata yang bisa Kamu kunjungi untuk masing-masing musim mulai dari dingin hingga panas. Tentu saja Kamu harus menyiapkan fisik untuk menyesuaikan diri serta pakaian yang sesuai dengan cuacanya. Simak langsung 4 musim di perancis dengan penjelasan lengkap

Baca juga: 4 Musim di Belanda dan Bulan Terjadinya Serta Wisata Keren

4 Musim di Perancis Beserta Bulan Terjadinya

1. Musim Panas

Musim Panas

Musim panas di Perancis biasanya berlangsung sejak Juni sampai September. Suhu udaranya berkisar 14 derjat dan paling tinggi bisa mencapai 41 derajat celcius. Meskipun cuaca sangat panas, warga tidak membuat warga lokal maupun turis berhenti beraktifitas di luar, bahkan banyak yang sekedar jalan-jalan dan sebagainya.

Saat musim panas, banyak masyarakat lokal maupun luar yang menghabiskan waktu liburnya dengan berlayar di sepanjang kanal yang ada di Paris. Dari sini Kamu bisa melihat beberapa bangunan indah seperti Menara Eiffel dan sebagainya. Di bawah ini adalah referensi lokasi wisata musim panas di Perancis:

a. Menara Eiffel

Merupakan landmarknya Perancis yang berada di taman Champ de Mars. Kamu bisa berfoto ria di bawah, depan, maupun di atas menara ini, terlebih pada saat malam hari Kamu akan disuguhi pemandangan kota Paris yang menakjubkan dari atas menara.

b. Museum Louvre

Sebelumnya bangunan museum ini adalah istana Kerajaan Perancis yang dibangun pada abd ke-12. Merupakan museum yang menyimpan banyak sekali karya seni dan pameran. Bahkan karya paling popular seperti lukisan Monalisa oleh Leonardo Davinci tersimpan rapi di sini.

2. Musim Dingin

Musim Dingin

Musim dingin di Perancis berlangsung mulai bulan Desember dan berakhir di bulan Maret. Suhu terdingin bisa mencapai -5 derajat celcius, namun biasanya juga berkisar 0 derajat hingga 8 derajat celcius. Tentu saja itu terasa sangat dingin, terlebih bagi pengunjung Indonesia. Karena itu, Kamu harus menyiapkan baju musim dingin hingga obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit tertentu.

Saat musim dingin tiba banyak tempat yang diselimuti salju, karena memang seringkali terjadi hujan salju. Hal itu membuat cuaca tampak begitu berkabut dan sedikit petang, khususnya di pagi hari. Kamu akan disuguhi berbagai pemandangan menakjubkan, khususnya wisata alam.

Baca juga: 4 Musim di Spanyol Beserta Destinasi Wisata Terbaik

Berikut adalah beberapa destinasi wisata yang bisa Kamu kunjungi selama musim dingin:

a. Chamonix

Merupakan pegunungan yang berada di salah satu wilayah Prancis. Di sini Kamu bisa menikmati sky salju dan menikmati pemandangan Mont Blanc yang merupakan gunung tertinggi di Perancis.

b. Istana Versailles

Merupakan istana terluas di dunia yang mempunyai gaya arsitektur Baroque, dibangun oleh Raja Louis 13 tahun pertengahan abad ke-15. Namun, kini istana ini sering digunakan sebagai tempat pertemuan para dewan majelis Perancis.

3. Musim Gugur

Musim Gugur di Perancis

Musim gugur di Perancis dimulai bulan September dan berakhir pada November. Pada awal musim gugur dedaunan banyak yang jatuh dan mongering, bahkan ada pula pohon yang hanya tinggal ranting. Seiring dengan berakhirnya musim gugur daun pepohonan mulai menguning bahkan berwarna kemerahan.

Selama musim gugur ini masyarakat lokal sering mengadakan perayaan ataupun festival baik yang sifatnya tradisional maupun modern seperti fashion show. Festival yang terkenal untuk menyambut datangnya musim gugur di Perancis adalah Festiva D’Automne yang menyajikan dua kebudayaan sekaligus yaitu modern serta lokal klasik.

Lalu, apa saja wisata yang cocok untuk dikunjungi saat musim gugur tiba? Berikut adalah rinciannya:

a. Sungai Siene

Merupakan sungai yang dikelilingi oleh bangunan berarsitektur klasik dan menawan. Selain itu di sini juga dilengkapi dengan kapal layar yang mengangkut para wisatawan untuk berkeliling kota Paris.

b. Promena Prantee

Merupakan taman klasik yang terletak di belakang rumah opera, Paris. Di sini Kamu bisa menikmati pemandangan berbagai jenis bunga yang bermekaran. Sebelumnya tempat ini adalah rel kereta api.

4. Musim Semi

Musim Semi

Musim semi di Perancis biasanya terjadi pada bulan Maret sampai Juni. Suhu udaranya berkisar 5 derajat hingga 12 derajat Celcius. Saat musim semi datang suhu masih sangat dingin, terlebih bagi warga Indonesia yang masih belum terbiasa dengan cuaca semacam itu. Namun, semakin lama akan semakin hangat menuju musim panas.

Saat itu Kamu akan disuguhi pemandangan alam yang begitu indah, seperti bunga yang bermekaran hingga daun yang tumbuh kembali. Selain itu juga banyak burung yang berkicau ria, memberi efek damai dan alami. Berikut adalah beberapa destinasi wisata yang bisa menjadi referensi bagi Kamu:

a. Katedral Notre Dame

Merupakan katedral yang sudah berusia ratusan tahun dan mempunyai arsitektur sangat unik serta menarik. Sayangnya, kini Katedral Notre Dame sedang dalam perbaikan setelah terjadi insiden kebakaran. Di sini pula Kamu sebenarnya bisa menikmati pemandangan bunga sakura yang bermekaran.

b. Saint Malo

Terletak di Paris bagian barat, dimana dulunya tempat ini adalah benteng. Namun kini Kamu bisa bisa menikmati banyak hal dari pantai ini seperti Grand Porte, Musse de la Ville, Porte St Vincent, dan sebagainya.

Baca juga: Negara yang Memiliki 4 Musim di Dunia Tahun 2019

Lengkapi peket liburanmu dengan mengunjungi beberap tempat wisata di atas, jangan hanya menara Eiffel saja ya. Sebab, Perancis masih menyimpan banyak wisata menawan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *