6 Musim di Nepal Beserta Bulannya dan Tempat Wisata

Nepal merupakan negara Asia yang juga mengalami banyak musim, selain India. Negara yang terkenal dengan pegunungan Everest ini menjadi tujuan bagi para pecinta pendakian hingga wisatawan biasa. Ia juga dikenal dengan negara yang kaya akan salju karena memang hampir sepanjang tahun, khususnya musim dingin banyak tempat yang dipenuhi salju. Simak penjelasan mengenai musim di Nepal dan destinasi wisatanya.

Baca juga: 4 Musim di Rusia dan Bulannya Beserta Tempat Wisata

Bisa dikatakan Nepal adalah negara dengan cuaca dan iklim yang unik. Sebab bukan hanya empat musim, namun ada pula yang mengatakan bahwa negara ini mengalami enam musim dalam satu tahun. Berikut adalah penjelasannya.

6 Musim di Nepal

1. Musim Panas

Musim di Nepal: Musim Panas

Musim panas di Nepal biasa terjadi pada bulan Juni sampai Juli, dimana hanya berlangsung relative sebentar jika dibanding dengan di Indonesia. Tidak jauh berbeda dengan di tanah air, musim panas di Nepal sering membuat jalanan berdebu dengan udara yang sangat panas. Suhunya berkisar 19 hingga 23 derajat celcius dan masing-masing tempat bisa saja berbeda-beda.

Masyarakat lokal juga sering mengadakan perayaan atau festival dalam menyambut datangnya berbagai musim, termasuk musim panas. Pemandangan festival ini bisa Kamu temui di Bhaktapur Durbar Square yang merupakan kompleks kota tua di Nepal. Banyak masyarakat utara dan selatan bertemu dan bergabung di tempat ini untuk mengadakan festival.

2. Musim Hujan

Musim Hujan

Nepal juga mengalami musim hujan secara khusus yang berlangsung sejak Juli hingga September. Suhu rata-ratanya berkisar 7 hingga 19 derajat celcius. Hujan seringkali mengguyur sebagian besar wilayah di Nepal, sehingga tidak disarankan bagi wisatawan untuk melakukan pendakian di beberapa gunung.

Hal itu juga disebabkan adanya kabut yang menutupi jalur pendakian, khususnya di pagi dan malam hari.Bahkan di beberapa daerah di Nepal mengalami banjir bandang saat musim hujan. Curah hujan yang tinggi juga membuat daerah tertentu dilanda tanah longsor.

Baca juga: 4 Musim di India Beserta Destinasi Wisata Terfavorit

3. Musim Dingin

Musim Dingin di Nepal

Musim dingin di Nepal dimuali bulan Januari dan berakhir pada Februari. Suhu terendah musim dingin terjadi pada bulan Januari yaitu mencapai -17 derajat Celsius. Sementara pada bulan Februari masih terbilang sangat dingin yakni antara -15 hingga 4 derajat celcius. Sayangnya saat musim dingin tiba banyak destinasi wisata alam yang ditutup karena cuacanya yang ekstrem.

Namun, hal itu masih tidak menyurutkan niat wisatawan baik lokal maupun asing untuk berkunjung ke Nepal. Pagi pecinta gunung dan mendaki, musim dingin justru menjadi tantangan bagi mereka. Sementara yang tidak kuat dengan suhu dingin, setidaknya bisa jalan-jalan ke tempat wisata lain yang aman saat musim dingin, seperti halnya di museum.

4. Musim Gugur

Musum Gugur di Nepal

Musim gugur di Nepal berlangsung pada bulan Oktober hingga Desember. Suhunya sangat sejuk, mengingat semakin lama waktunya menuju musim dingin. Banyak daun pepohonan yang menguning dan bahkan merah hingga akhirnya jatuh ke tanah. Kamu bisa menikmati pemandangan ini selama musim gugur secara bebas, dan tentu saja itu tidak ada di Indonesia.

Pada musim ini juga banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Nepal, khususnya untuk melakukan pendakian. Hal itu disebabkan saat musim gugur, jarak pandang sudah mulai terang dan aman di setiap jalur pendakian. Tentu saja Kamu harus tetap menyiapkan segalanya sebelum melakukan pendakian, khususnya kesehatan.

5. Musim Semi

Musim Semi

Musim semi di Nepal biasanya berlangsung sejak bulan Maret hingga Mei Selama musim ini banyak orang yang mulai melakukan kunjungan, khususnya ekspedisi pendakian dan semacamnya. Hal itu disebabkan cuaca tidak begitu dingin dan sudah mulai hangat. Kamu pun bisa menikmati pemandangan berupa bunga yang bermekaran, khususnya di daerah Himalaya.

Musim semi tampak begitu indah di alam terbuka karena memang banyak pepohonan yang sedang bermekaran daun hingga bunganya. Matahari juga mulai sedikit menyengat dan bisa menghangatkan tubuh Kamu saat jalan-jalan.

Baca juga: Musim Semi di Jepang: Suasana Iklim, Spot Foto, dan Tradisi Khas

6. Pra Musim Dingin

Pra Musim Dingin

Pada bulan pertengahan November hingga pertangahan Januari pra musim dingin terjadi di Nepal. Pra musim dingin menjadi waktu bagi petani untuk memulai pekerjaannya kembali setelah sebelumnya pada musim hujan para petani memulai kegiatan menanam dan pada pra musim dingin para petani panen.

Pada pra musim dingin tidak banyak festival besar, namun terdapat beberapa perayaan kecil seperti perayaan hasil panen. Dengan suhu yang mulai menurun, orang – orang melakukan persiapan untuk musim dingin.

Destinasi Wisata Menarik di Nepal

Banyak sekal destinasi wisata yang ada di Nepal, khususnya pemandangan alam seperti pegunungan dan semacamnya, selain pegunungan Himalaya yang terkenal itu. Berikut adalah beberapa lokasi yang bisa Kamu kunjungi saat berada di Nepal:

1. Poon Hill

Merupakan dataran tinggi yang juga menyajikan pemandangan berupa pegunungan. Tempat ini seringkali menjadi tujuan para pendaki karena memang mempunyai jalur yang cukup mudah. Terlebih saat musim dingin tiba, pegunungan ini dipenuhi dengan salju dan menjadi pemandangan yang menawan.

2. Kalinchok

Adalah perbukitan yang dikelilingi oleh suasana pedesaan seperti rumah hingga kuil. Daerah ini seringkali dipenuhi oleh salju saat musim dingin, sehingga tampak sangat indah dan damai. Selain itu, Kamu juga bisa menikmati kebudayaan masyarakat lokal yang masih sangat kental.

3. Poolchoki

Terletak di dataran tinggi Kathmandu. Tempat ini sering diselimuti oleh kabut tipis baik saat musim hujan maupun gugur. Di sini Kamu bisa menikmati pemandangan alam yang masih asri seperti burung-burung dan bahkan binatang liar yang berkeliaran bebas. Tentu saja Kamu harus hati-hati saat mendekati binatang tersebut.

Penggemar mendaki tidak ada salahnya untuk mengunjungi Nepal dan mencoba untuk menaklukkan puncak tertinggi di sini di musim semi.

Kasih Tanggapanmu Dong