Musim di Italia

4 Musim di Italia Serta Destinasi Wisata Terbaik di Italia

Sebagaimana negara di Eropa lainnya, Italia mempunyai musim dalam satu tahun. Negara asal Pizza ini dikenal dengan bangunan fenomenalnya yaitu Colosseum. Selain itu, Italia juga menyimpan banyak destinasi wisata yang bisa Kamu kunjungi selama empat musim. Tentu saja, Kamu harus mengetahui kapan berlangsungnya masing-masing musim. Simak langsung 4 musim di Italia.

Baca juga: 4 Musim di Eropa dan Bulannya Beserta Keterangan

4 Musim di Italia Serta Destinasi Wisata Terbaik di Italia

1. Musim Panas

Musim Panas di Italia

Musim panas di Italia berlangsung pada pertengahan Juni sampai September. Suhunya berkisar 26 derajat celcius dan itu terbilang sangat panas, khususnya bagi warga lokal. Tidak heran jika banyak tempat wisata air yang sering dipenuhi oleh pengunjung untuk sekedar mendinginkan tubuh dalam sekejab.

Saat musim panas tiba masyarakat Italia biasa merayakannya dengan berbagai festival, seperti halnya festival musik di alun-alun maupun pinggiran kota. Mereka sangat antusias dalam menyambutnya dan bahkan sebagian lagi ada yang menghabiskan liburan musim panas untuk berwisata, khususnya di pantai dan laut.

Berikut adalah beberapa tempat yang bisa Kamu kunjungi saat musim panas tiba:

a. Rabbit Beach Lampedusa

Terletak di barat daya Sisilia yang mempunyai pemandangan sangat indah, bahkan pasalnya menjadi pantai terindah di dunia. Kamu bukan hanya dimanjakan dengan pemandangan bahari saja, namun juga ada banyak kelinci yang bebas berkeliaran di pantai ini.

b. Jembatan di kota Venice

Venesia merupakan kota yang menyimpan pesona dan keindahan tersendiri, khususnya bagian jembatan. Di jantung kota ini ada Piazza San Marco serta ada jembatan yang menakjubkan yang membelah antara timur dan barat Italia.

Baca juga: 4 Musim di Jerman dan Destinasi Wisata Terfavorit

2. Musim Dingin

Musim Dingin

Musim dingin di Italia rata-rata terjadi pada bulan Januari sampai Maret. Suhu rata-ratanya adalah 8 hingga 12 derajat celcius. Itu merupakan suhu yang sangat dingin, sehingga di banyak tempat diguyur hujan salju hingga diselimuti oleh salju tebal. Karena itu Kamu harus siap dengan pakaian khusus saat berkunjung di Italia pada musim dingin.

Sedangkan, masyarakat lokal seringkali mengadakan festival khusus musim dingin yang seperti halnya karnaval yang dilakukan sangat meriah. Masyarakat memakai topeng dan merias wajahnya sedemikian rupa lalu turun ke jalan dan memenuhi sebagian besar jalanan kota.

Lalu tempat wisata apa saja yang cocok untuk Kamu kunjungi saat musim dingin? Berikut rinciannya:

a. Bukit Gianicolo

Terletak di kota Roma, tepatnya Vatikan dan Trastevere. Dari sini Kamu tidak hanya bisa menikmati pemandangan alam sekitar, namun juga ada beberapa bangunan kuno yang menarik dan menawan. Saat musim dingin tiba, bukit ini menjadi sangat dingin dan diselimuti salju.

b. Piazza Navona

Adalah alun-alun yang berada di pusat kota Roma, tepatnya di sebelah barat Pantheon. Di sini terdapat tiga air mancur yang mempunyai makna tersendiri bagi masyarakat Italia. Tentu saja Kamu akan dimanjakan pemandangan senja sore yang menawan, terlebih saat musim dingin tiba.

3. Musim Gugur

Musim Gugur

Musim gugur di Italia dimulai bulan Oktober hingga Desember. Suhu terpanasnya berkisar 18 derajat celcius dan terdingin rata-rata 10 derajat Celsius. Udaranya cukup sejuk dan membuat banyak masyarakat lokal mulai menutup tokonya. Mereka juga menyambutnya dengan perayaan atau festival tertentu seperti halnya festival cokelat.

Bukan hanya itu, di alam terbuka Kamu bisa menikmati pemandangan dedaunan yang mulai berubah warna menjadi kuning hingga merah lalu jatuh ke tanah. Bahkan beberapa sudah tinggal ranting dan batangnya saja. Namun itulah yang sering dicari oleh wisatawan Indonesia, mengingat itu merupakan pemandangan langka di tanah air.

Di bawah ini ada beberapa tempat wisata yang cocok Kamu kunjungi saat musim gugur:

a. Colosseum

Merupakan ikon kota Roma juga menjadi destinasi wisata yang paling masyhur di Italia. Hal itu disebabkan banyak turis lokal maupun mancanegara yang mengunjungi tempat ini. Ia sendiri adalah bangunan bersejarah yang dibangun oleh Kaisar Vespasian pada tahun ke 70-an hingga 80 Masehi.

b. Cinque Terre

Adalah kota kecil yang ada di daerah Riviera dengan bangunan khasnya yang berwarna-warni. Letaknya juga berdekatan denga laut Mediterania, sehingga Kamu bisa menikmati pemandangan alam berupa lautan juga kota warna-warni yang tenang.

4. Musim Semi

Musim Semi di Italia

Musim semi di Italia biasa berlangsung sejak bulan April hingga Mei. Suhu rata-ratanya berkisar 14 hingga 21 derajat celcius. Tentu saja cuaca demikian sudah mulai hangat dan terik matahari mulai muncul, terlebih menjelang musim panas tiba. Banyak tumbuhan yang daunnya mulai muncul kembali dan itu menjadi pemandangan yang menakjubkan.

Baca juga: Musim Semi di Jepang: Suasana Iklim, Spot Foto, dan Tradisi Khas

Masyarakat lokal selalu menyambut musim semi dengan beberapa cara seperti festival bunga di Sisilia hingga parade dengan memakai pakaian adat atau bersejarah. Tidak heran jika dalam beberapa kesempatan Kamu akan menumui perayaan tersebut di jalanan kota hingga pinggiran kota sekalipun. Namun, ada beberapa tempat yang pantang Kamu kunjungi saat musim semi tiba, sebagai berikut:

a. Castel Sant Angelo

Merupakan kastil yang dulunya berbentuk silinder dan berusia sangat tua yaitu sejak abad kedua Masehi. Letaknya berada di sebelah kanan sungai Tiber dan juga besebelahan dengan jembatan Hadrian yang telah dibangun pada abad ke-17. Kini ia menjadi Museum Nasional dan bisa bebas dikunjungi oleh siapapun.

b. Taman Vertikal

Terletak di kota Milan yang juga merupakan taman Vertikal tertinggi di Eropa. Di sini Kamu bisa menyaksikan puluhan ribu jenis tanaman. Terlebih pada musim semi tiba tanaman yang ada di taman ini tampak sangat indah karena sedang bermekaran. Kamu pun bisa mengabadikannya dengan kamera ponsel.

Tidak ada salahnya Kamu memasukkan Italia dalam list liburan musim tertentu. Mengingat ada banyak sekali destinasi yang ditawarkan di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *