Cerita Backpacker ke Hongkong

Cerita Backpacker ke Hong Kong Bersama Keluarga

Backpacker ke Hong Kong ➤ Cerita pengalaman liburan ke Hong Kong 3 hari 2 malam bersama keluarga.

Tips Backpacker ke Hong Kong

Mau sharing jalan-jalan ke Hong Kong 10-13 Juli 2019 kemarin. Mungkin udah banyak yang ahli untuk jalan-jalan di HK, tapi beda orang beda pengalaman.

1. Tiket

Jangan suka pergi dadakan, rencanain semuanya dari jauh-jauh hari. Sering-sering aja intip online travel agent (OTA). Apalagi kalo lagi ada promo sale besar dan juga di tambah potongan diskon dari OTA tersebut, bisa tambah murah.

Kemarin kami pakai Cathay Pacific, belinya 3 bulan sebelum keberangkatan dengan harga yang teramat sangat murah. Yaitu 2.519.000 per orang dewasa dan 1.555.500 per orang anak pulang pergi sudah termasuk bagasi 30kg dan juga makanan di dalam pesawat.

2. Hotel

Banyak pilihan hotel baik yang murah ataupun yang mahal di Hong Kong. Yang harus di ingat adalah, hotel-hotel di Hong Kong rata-rata kecil dan mahal.

Tapi ada hotel bahkan hostel murah juga disana. Kalo bawa anak kecil, hostel tidak disarankan karna ada beberapa hostel yang tidak terima anak kecil dibawah 13 tahun.

Untuk yang pergi dengan keluarga membawa anak kecil dibawah 13 tahun dengan budget hemat, pilihlah hotel bintang dua yang cukup strategis kemana-mana. Bisa di pilih berdasarkan tempat yang di mau.

Saat kami di HK kemarin, menggunakan L’Hotel Causeway Bay Harbour View dengan banyaknya pertimbangan, lokasi cukup strategis karna jaraknya hanya 50 meter dari Tin Hau MTR Station, ada kolam renang (anak saya selalu minta renang), kamar cukup luas dibandingkan beberapa hotel lain dan harga juga cukuplah, apalagi kalo ada potongan diskon dari OTA.

L'Hotel Causeway Bay Harbour View Hongkong

Setiap kami menginap di hotel, selalu ambil kamar yang termasuk sarapan karna bakalan menghemat budget makan kalau di LN. Untuk harga bisa di cek melalui OTA sesuai dengan budget yang di punya.

Jangan segan-segan untuk email pihak hotel untuk menanyakan banyak hal tentang hotel meskipun booking melalui OTA.

Saya kemarin, setelah booking melalui OTA langsung email pihak hotel dengan menanyakan banyak hal. Seperti berapa uang deposit saat check in, apakah benar sarapan hanya untuk 1 orang (di OTA tertera hanya 1 orang, sedangkan jawaban dari pihak hotel sarapan untuk 2 orang). Apakah anak usia di bawah 12 tahun sharing dengan orangtua tanpa kena charge dan juga menanyakan early check-in.

Berhubung kami tiba di HK jam 06.00 pagi waktu setempat, kami langsung menuju hotel untuk titip barang dan juga di ijinkan untuk mandi di lantai 39 sampai kamar untuk kami sudah siap. Dan kami pun bisa jalan-jalan sebelum waktu check in dengan badan bersih dan segar.

3. Transportasi

Transportasi di HK lebih enak menggunakan bis dan subway atau MTR.

Setiba di HK, kami beli kartu octopus dengan harga HKD 150 untuk dewasa termasuk deposit HKD 50 dan HKD 70 untuk anak-anak termasuk HKD 50 untuk deposit. Berhubung saya masih punya octopus card dari perjalanan saya yang sebelumnya, jadi saya tinggal top up aja. Top up octopus card minimal HKD 50.

Octopus card ini adalah uang electronic seperti yang digunakan di negara kita saat ini. Octopus card bisa di pakai untuk bayar belanjaan ataupun bisa untuk bayar transportasi seperti tram, bis ataupun MTR.

Saat datang, untuk bisa sampai di hotel saya menggunakan bis karna lebih murah dibandingkan harus naik airport express yang harganya bisa 2-3x lipat dari naik bis. Usahakan untuk sehemat mungkin untuk urusan transportasi tapi gak nyiksa badan apalagi kaki, karna kemana-mana semuanya di tempuh dengan jalan kaki kalau jarak masih bisa di capai.

Jangan ragu atau malu juga untuk tanya dengan orang di sekitar, di HK kalo orang yang berhijab bisa di pastikan orang Indonesia atau orang melayu, kalo mukanya muka Indonesia atau melayu. Jangan salah pilih orang juga saat bertanya, karna akan salah persepsi bagi yang bertanya ataupun yang di tanya.

Ada yang gak paham bahasa inggris sama sekali tapi gak sedikit juga yang paham meskipun bahasa inggris mereka minim tapi bisa dipahami, kalo masih ragu dengan penjelasan orang yang sebelumnya, bisa tanya lagi ke yang sekiranya lebih paham atau penggunaan bahasanya lebih gampang di mengerti.

Selama di HK, saya menggunakan aplikasi rome2rio untuk mengetahui dari satu tujuan ke tujuan lain sebaiknya menggunakan apa yang termurah, disitu semua di jelaskan rute dan juga harga yang harus di bayar untuk transportasi, juga tertera mata uang yang bisa di pilih. Bahkan saat saya ke Jepang sekeluarga di tahun 2017 lalu, menggunakan aplikasi ini. Jangan lupa saat akan pulang, kembalikan kartu octopus dan dapet refund uang deposit yang masih tersisa, lumayan untuk beli makanan di sekitar bandara

4. Makanan

Usahakan ketika Backpacker ke Hong Kong untuk menginap di hotel yang termasuk sarapan, ini salah satu untuk menghemat makan saat di LN. Tempat makan di HK banyak banget tapi kudu pinter-pinter pilihnya. Banyak juga makanan dengan khas Indonesia di HK, tinggal pilih aja mau makanan apa. Tapi rata-rata makan makanan khas Indonesia di HK minimal harga HKD 60-70 per orang sekali makan belum termasuk minum.

Makanan di HK susah cari yang pedas kecuali emang makan di tempat makanan Indonesia. Sebisa mungkin bawa saos sambal sachet bagi yang suka pedas. Karna kalo makan di tempat makan sekelas McD, satu sachet saos sambal harus di tebus dengan HKD 1, lumayan banget khan.

Usahakan juga untuk selalu bawa botol minum kemana pun untuk menghemat budget karna beli air mineral sekitar HKD 6-7 per botol ukuran 600ml. Bisa juga bawa minum yang disediakan oleh pihak hotel atau bisa juga beli air mineral dengan harga HKD 13-14 per botol ukuran 1.5 liter.

Disini gak ada pelayan yang bisa dimintain tolong ataupun tempat cuci tangan kalo makan di tempat makan dengan makanan Indonesia, apalagi kobokan, jangan harap dech dapetin kobokan, cukup pake sarung tangan plastik dan makan.

Sewaktu pulang, di bandara Saya sempat beli Lady M Mille Crepes, Saya cek di halal navi katanya aman untuk Muslim, cussss beli 2 potong yang signature dan pistachio, rasanya enak banget. Berhubung cuma bertahan 2 jam di luar kulkas, jadi dech makan di atas pesawat aja

5. Tiket atraksi

Kami selama di HK ke Observation Wheel, Ocean Park termasuk The Grand Aquarium, Ngong Ping dengan 2 jenis cabin, standard cabin dan crystal cabin free masuk ke Tian Tan Buddha, Ngong Ping Village dan ke avenue of star juga. Usahakan untuk membeli semua tiket atraksi melalui OTA. Banyak pilihan OTA yang menawarkan promo atau diskon tiket atraksi di LN.

Kenapa harus di beli melalui OTA? Karna harganya bisa jauh lebih murah dibandingkan membeli langsung dan juga menghemat waktu untuk antrian. Karna kalau beli melalui OTA ada counter khusus.

Siapkan tanggal yang cocok sebelum membeli dan juga pikirkan waktu yang tepat supaya tiketnya gak hangus karna kalau beli melalui OTA tanggalnya harus pas di hari tersebut.

6. Paket Data Roaming

Saya menggunakan dua operator, Telkomsel dan Indosat.

Untuk Telkomsel paket data bisa di pilih melalui *266# dengan harga paket IDR 120.000 untuk 3 hari dapet 1GB. Dan untuk Indosat saya menggunakan paket 7 hari yang unlimited dengan harga IDR 150.000. Paket ini akan turun kecepatannya menjadi 256 kbps dan akan normal lagi di jam 00.00 waktu setempat. Tapi meskipun kecepatannya turun, mengakses masih lebih mudah. Bisa pilih paket di *122# dan pilih paket yang dibutuhkan. Tapi jangan sedih kalo gak beli paket data roaming, cukup andalkan Wi-Fi hotel atau Wi-Fi umum yang bisa di akses secara bebas tanpa harus masukkan kata sandi. Saya selama di HK, lebih banyak mengandalkan Wi-Fi umum dan Wi-Fi hotel meskipun punya paketan data roaming

7. Lain-lain

Saat akan berangkat kemanapun, biasakan untuk cek cuaca pada saat berada di negara tersebut. Kebiasaan apa aja yang ada di negara tersebut dan apa aja yang perlu disiapkan.
Berhubung kami berangkat saat summer, dari rumah kami sudah menyiapkan topi dan sepatu plus juga sendal jepit yang nyaman.

Usahakan untuk bisa pinjam payung dari hotel, jaga jaga kalo cuaca tiba-tiba hujan ataupun panas.

Bawalah pakaian yang secukupnya, hitung berapa hari pergi. Dan lebihkan baju ganti 1 potong dan celana panjang 1 potong, jaga jaga juga dengan hal-hal di luar dugaan.

Uang saku bawalah secukupnya, kalau memang kurang bisa ambil di ATM. Biasanya rate malah lebih murah dibandingkan beli melalui money changer di Indonesia meskipun sudah kena admin 25rb per sekali tarik uang.

Bawa obat-obatan pribadi, vitamin maupun booster supaya fisik selama jalan-jalan tetap terjaga.

Sediakan tisu basah dan tisu kering kemanapun pergi, apalagi di HK toilet gak ada alat bilasnya, wajib banget untuk bawa tisu basah.

Kalo udah capek jalan, cari tempat duduk nyaman sampai capek agak sedikit hilang, apalagi kalo bawa anak-anak, kita harus liat juga teman jalan-jalan kita apakah capek atau gak. Kalo cari tempat duduk nyaman, jangan duduk sembarangan, di negara kita aja suka bete liat yang duduk sembarangan apalagi di negara orang yang tertib.

Tertib juga saat menggunakan eskalator, jangan berdiri di sebelah kiri karna itu jalur untuk mendahului bagi yang tergesa-gesa.

Waspada selalu dengan orang sekitar, jangan mudah percaya supaya gak tertipu di negara orang. Ini banyak terjadi, jadi tetap waspada dengan keramahan orang.

Asuransi, ini juga salah satu yang penting. Setiap kali kami trip baik domestik ataupun internasional, selalu beli asuransi. Kita gak pernah tau apakah akan ada delay penerbangan, kehilangan barang atau dokumen, sakit ataupun kecelakaan di negara orang. Gak ada yang berharap kena musibah tapi persiapan itu perlu. Jangan mikir asuransi itu mahal, tapi manfaatnya yang terpenting. Asuransi gak mahal kok, tergantung tujuan dan berapa jumlah orang yang di cover

Demikianlah rangkuman jalan-jalan ke HK kami.

***
Artikel Backpacker ke Hong Kong ini merupakan kiriman dari Mirna Septrianie Ronie di group Backpacker International