4 Musim di Spanyol Beserta Destinasi Wisata Terbaik

Sebagaimana negera Eropa lainnya, Spanyol mempunyai 4 musim dalam satu tahun. Negara yang terkenal dengan sepak bola ini menyimpan banyak destinasi wisata yang bisa Kamu kunjungi selama empat musim tersebut. Tentu saja Kamu harus menyiapkan kesehatan hingga pakaian yang sesuai dengan cuaca, mengingat jika musim dingin tiba suhunya jauh lebih dingin dibanding di Indonesia. Simak 4 musim di Spanyol dengan berbagai informasi tambahannya.

Baca juga: 4 Musim di India Beserta Destinasi Wisata Terfavorit

4 Musim di Spanyol

1. Musim Dingin

Musim Dingin

Musim dingin di Spanyol seringkali terjadi pada bulan Januari hingga Juli. Suhu rata-ratanya berkisar 9-21 derajat Celcius. Bulan Januari biasanya menjadi waktu terdingin. Hal itu sering terasa di wilayah bagian Utara seperti Basque dan Cantabria. Sementara di wilayah bagian Barat seperti Madrid dan Salamanca terbilang sejuk hingga sesaat masih bisa merasakan hangatnya matahari.

Masyarakat setempat sering merayakan datangnya musim dingin, tepatnya bulan Januari dengan berbagai festival. Diantaranya adalah Three Kings Day, Karnaval Kostum, hingga parade musik, dimana setiap daerah merayakannya dengan cara yang berbeda-beda.

Berikut adalah beberapa destinasi wisata yang patut Kamu kunjungi selama musim dingin:

a. Sierra Nevada

Merupakan pegunungan di Spanyol dengan puncak tertinggi bernama Mulhacen. Di sini disediakan rumah-rumah salju kuno yang bisa Kamu sewa jika ingin menikmati pemandangan selama siang maupun malam.

b. Retiro Park

Adalah bekas istana kerajaan Spanyol dulu. Taman ini terdapat berbagai fasilitas dan pemandangan yang menarik seperti air mancur dan lainnya. Banyak masyarakat lokal maupun turis mancanegara yang sekedar jalan-jalan hingga bermain ski bagi anak-anak.

2. Musim Panas

Musim Panas

Musim panas ini berlangsung sejak bulan Juli sampai September. Meskipun disebut musim panas, namun suhu udara dan cuacanya tidak begitu menyengat seperti halnya di Indonesia. Suhu rata-ratanya adalah 16-21 derajat Celcius. Bahkan di sini curah hujan masih cukup tinggi pula, sehingga suhu bisa mencapai 9 derajat Celcius.

Wilayah Spanyol bagian utara relative panas dan hangat seperti halnya di Madrid, Sevilla, dan Murcia. Saat musim panas tiba, masyarakat lokal menyambutnya dengan berbagai kegiatan festival seperti balapan kuda, festival Feria de Malaga, dan juga festival La Tomatina di Valencia. Sementara, wisatawan asing maupun lokal mengisinya dengan berziarah dan berjemur di pantai.

Baca juga: 4 Musim di Rusia dan Bulannya Beserta Tempat Wisata

Berikut adalah beberapa tempat wisata yang bisa Anda kunjungi saat musim panas:

a. Pulau Ibiza

Merupakan pulau yang masih bersambung dengan laut Mediterania. Di sini Kamu dapat mengunjungi banyak pantai yang menawan dan menyajikan pemandangan menakjubkan seperti Pantai Paya den Bossa, Paya de Illetas, Playa de Es Pujols.

b. Brava

Adalah salah satu kota yang terletak di Barcelona. Di sini juga terdapat banyak pantai serta memanjang yang bisa Kamu kunjungi seperti Playa de Castell, Playa de Pals, Playa de Sant Luis, dan Playa de Tamariu. Sepanjang pantai Kamu akan disuguhi bangunan kuno ala masa Romawi.

3. Musim Gugur

Musim Gugur

Musim gugur di Spanyol berlangsung pada bulan Oktober hingga Desember. Selama musim gugur, semakin lama biasanya semakin dingin. Pada bulan September sampai Oktober Kamu masih bisa menikmati hangatnya sinar matahari, namun selanjutnya akan semakin dingin, khususnya di wilayah bagian Selatan dan di belahan Utara bisa saja turun salju.

Selama musim ini Kamu akan menyaksikan banyak festival penyambutan musim gugur, perayaan tertentu seperti Hari Raya Natal, hingga festival film. Adapun festival tersebut adalah Festa de Santa Tecla, Festa de Flamenco, Demial de Flamenco yang merupakan terbesar di Spanyol. Kamu yang menyukai fotografi bisa mengabadikan berbagai momen terkait festival tersebut.

Berikut adalah beberapa destinasi wisata musim gugur yang bisa Kamu kunjungi:

a. Picos de Europa

Adalah pegunungan yang menawarkan pemandangan berupa gunung, sungai, dan lembah hijau yang pada musim gugur tampak sangat menakjubkan. Kamu juga bisa melakukan arung jeram di sungai sekitar.

b. Katedral Santiago de Compostela

Merupakan katedral dengan gaya arsitektur gothik yang berada di Baroque serta terdapat patung berputar juga stalagmit. Katedral ini banyak dikunjungi oleh wisatawan asing dari berbagai negara.

4. Musim Semi

Musim Semi di Spanyol

Musim semi di Spanyol berlangsung mulai Maret hingga Juni. Suhunya tidak seekstrem musim dingin maupun panas. Hanya saja, pada saat tertentu terjadi angin yang begitu sejuk dan bahkan kencang yang memicu udara sangat dingin.

Musim semi merupakan saat yang tepat bagi Kamu untuk berkunjung ke Spanyol, terlebih tujuannya untuk jalan-jalan atau berwisata. Hal itu disebabkan di sini banyak destinasi wisata yang menakjubkan saat musim semi tiba seperti bunga-bunga yang bermekaran. Selain itu juga waktu yang tepat untuk mendaki karena memang suhunya yang relative aman bagi warga Indonesia.

Baca juga:Musim Semi di Jepang: Suasana Iklim, Spot Foto, dan Tradisi Khas

Karena itu Kamu pantang melewatkan beberapa destinasi wisata berikut:

a. Cordoba

Merupakan kota bersejarah yang terkenal semasa kejayaan Islam di Spayol. Tidak heran jika Kamu akan menemui banyak muslim di sini. Selain itu juga ada La Mezquita, Katedral, hingga rerenutuhan bangunan Romawi. Semua itu membuat Cordoba menjadi warisan dunia Unesco.

b. Granada

Merupakan kota tuaa yang terkenal dengan bangunan abad pertengahan. Jika sudah di sini, tidak ada salahnya Kamu berkunjung ke istana Almara yang dibangun pada abad ke-11 Masehi,