Daftar 4 Musim di Eropa

4 Musim di Eropa dan Bulannya Beserta Keterangan

4 Musim di Eropa ➤ Penjelasan pergantian 4 Musim di Eropa beserta waktunya dan bulan terjadinya. Disertai dengan wisata favorit di negara Eropa.

Benua Eropa sering menjadi destinasi favorit banyak orang, benua yang terdiri dari beragam negara tersebut memang memiliki banyak tempat wisata yang menarik. Di Benua ini terdapat segudang tempat wisata yang menarik, bagi kamu yang belum pernah mengunjungi salah satu dari Negara di Eropa pasti akan tergoda untuk mengunjunginya.

Beberapa negara yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Prancis, Swiss, Belanda, Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, Swiss, Turki,  dll. Benua Eropa memiliki 4 musim di beberapa negaranya, berikut ini beberapa musim di Eropa. Yang bisa dijadikan panduan bagi anda yang akan bepergian ke salah satu negaranya atau sekedar untuk pengetahuan. Baca juga: Musim di Belanda dan Bulan Terjadinya Serta Wisata Keren

4 Musim di Eropa

1. Musim panas ( summer )

Musim panas di Eropa biasanya terjadi dari pada bulan Juni sampai dengan bulan September setiap tahunnya. Musim panas merupakan jenis musim yang biasa terjadi di beberapa negara yang memiliki hawa yang sedang. Musim panas ini dialami oleh bumi di bagian utara, seperti misalnya di Amerika Serikat dan Eropa selama sekitar 3 bulan saja.

Musim panas ditandai dengan jenis musim yang hawanya nyaman, walaupun terik matahari bersinar lebih dari biasanya. Musim panas juga dianggap sebagai jenis musim yang cukup bersahabat. Khususnya bagi beberapa negara di Benua Eropa, matahari akan bersinar dengan cerahnya. Baca: Musim di Selandia Baru dan Waktu Terbaik Untuk Berkunjung

2. Musim gugur ( autumn )

Musim gugur di Eropa

Musim gugur di Eropa terjadi di bulan September, sampai ke akhir bulan November. Musim gugur di Benua Eropa adalah jenis musim peralihan dari musim panas ke musim dingin. Tanda musim gugur telah tiba adalah munculnya beberapa binatang seperti misalnya tupai, yang mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin.

Waktu terjadinya musim gugur tersebut terjadi di belahan bumi bagian utara. Di benua Eropa ini kegiatan yang dilakukan di musim gugur ini adalah panen buah-buahan, atau berjalan-jalan melihat pemandangan daun dan bunga-bunga berguguran yang sangat indah. Banyak juga orang yang memilih berjalan-jalan sambil berfoto dengan keluarga tercinta. Baca: 4 Musim di Korea dan Bulan Terjadinya Beserta Pembagiannya

3. Musim dingin ( winter )

Musim dingin di Eropa

Musim dingin di Eropa terjadi pada akhir bulan November dan berakhir sekitar bulan Februari. Musim dingin ini biasa terjadi di beberapa negara yang memiliki iklim subtropis sedang, dan musim yang ditandai dengan turunnya salju ini merupakan musim terdingin di banding musim lainnya.

Suhu udara yang muncul di musim dingin ini bahkan bisa sangat ekstrim, dan mencapai 0 derajat celcius. Tapi di musim yang sangat dingin ini hal menariknya adalah, kita bisa bermain salju di luar dan bermain ice skating atau bisa juga bermain ski. Namun di belahan bumi selatan, musim dingin terjadi di bulan Juni sampai bulan September. Baca: 4 Musim di China dan Tempat Wisata Paling Populer

4. Musim semi ( spring )

Musim semi di Eropa

Musim semi di Eropa biasanya akan terjadi di pertengahan atau akhir bulan Maret. Siapa yang tidak suka musim semi, banyak orang yang melakukan berbagai kegiatan sampai berlibur di musim semi karena cuacanya sangat bersahabat. Musim semi merupakan musim peralihan dari musim dingin untuk kembali ke musim panas.

Musim semi atau spring disebut sebagai musim yang sangat nyaman, karena hawanya yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Bahkan musim semi sering di jadikan musim yang cocok untuk tumbuhan dan hewan bereproduksi. Musim semi ini juga hanya terjadi di musim non tropis, itu sebabnya di Indonesia tidak ada musim semi. Baca: Suasana 4 Musim di Australia dan Bulan Terjadinya

Tempat Wisata Menarik di Benua Eropa

1. Catedral De Santiago Spanyol

Tempat yang satu ini sering dianggap sebagai mahkotanya kota Bilbao Spanyol, dan sering juga dianggap sebagai kota tua yang masih menarik hingga kini. Tempatnya sangat futuristik dengan arsitektur yang sangat indah dan menarik. interiornya pun sangat megah dan tampilannya sedikit gothic.

2. Camden Town London

Kalau kamu tertarik untuk datang ke Inggris, maka jangan lupa untuk membeli oleh-oleh di Camden Town. Di sini adalah surga belanjanya Inggris dengan terdapat banya toko suvenor dan aksesoris yang menarik. aksesoris dan suvenirnya sangat lengkap di Camden Town tersebut, harganya pun cukup murah meriah.

3. Eisbach Munich Jerman

Buat kamu yang senang dengan aktivitas air yang seru, wajib banget dateng ke tempat yang satu ini. eisbach ini merupakan sungai buatan yang memiliki ombak setinggi 1 m dengan kecepatan 5 m/detik. Walaupun air dan ombaknya berasal dari mesin pompa air, tetapi Eisbach menjadi tempat favorit bagi para peselancar yang profesional sekalipun.

4. Sunnega Zermatt Swiss

Tahukah kamu bahwa terdapat pemandangan yang indah sekali di Swiss, yang akan memanjakan setiap wisatawan yang datang ke sana. Tempatnya di daerah pegunungan yang sangat sejuk dengan pemandangan yang terhampar luas. Keindahahan danaunya juga akan membuatmu jatuh hati seketika pada tempat ini.

5. Riviera De Lavante Italia

Negara Italia juga memiliki pantai yang tak kalah keren dengan pantai-pantai di Indonesia. pemandangannya sangat indah, bahkan sebagian orang menyebutkan bahwa pantai Riviera ini adalah negeri khayalan. Lokasi wisatanya sangat pas buat kamu yang ingin bersantai dan bermain air di pantainya. Kamu juga akan merasakan kehangatan matahari yang berbeda.

FAQ

4 Musim di Eropa apa saja?

Eropa memiliki 4 musim setiap tahun yaitu: Musim panas (summer), Musim gugur  (autumn), Musim dingin (winter), Musim semi (spring)

Musim Semi di Eropa pada bulan apa?

Musim semi di Eropa biasanya terjadi pada bulan Maret sampai bulan Juni. Pada musim ini daun dan bunga mulai tumbuh dan mekar.

Musim Dingin di Eropa pada bulan apa?

Musim dingin atau salju berlangsung mulai bulan November sampai bulan Februari. Biasanya dirayakan juga dengan Natal bagi umat Kristiani.